Jumat, 28 November 2014

Bagaimana cara meningkatkan produktivitas produsen untuk meningkatkan produknya di Indonesia?

Meningakatkan jumlah kuantitas dan mutu kualitas bagi produsen sangat mutlak dan harus dilakukan. Jika zaman dahulu kebutuhan manusia akan barang bisa dibilang sangat sederhana, tidak seperti sekarang ada A-Z. semakin kedepan seiring bertambahnya umur dan majunya peradaban manusia di muka bumi akan semakin banyak barang yang ingin dipenuhi dan diperlukan.

            Oleh sebab itu dalam kegiatan ekonomi, khususnya bagi para produsen harus mengikuti gaya atau tren masa kini. Namnun meski begitu diperlukan sebuah langkah peningkatan mutu dan jumlah produksi barang. Dalam prakteknya seorang produsen harus tetap memperhatikan prinsip-prinsip 
ekonomi agar kegiatan ekonomi para produsen tidak akan merugikan bagii pelaku ekonomi di pasar.

Biasanya kendala yang muncul guna memajukan produk lokal diakiakibatkan oleh beberapa hal, mungkin yang paling sering kita jumpai adalah faktor modal, tenaga kerja serta sikap kurang menghargai produk lokal.

Untuk mengantisipasi hal ini mungkin pemerintah harus lebih memperhatikan para para produsen, mungkin pemerintah harus lebih mempermudah peminjaman modal kepada para produsen supaya bisa bersaing dengan produk lokal. Dan pemerintah juga harus menetapkan kebijakan untuk menaikan pajak impor supaya produk lokal bisa berkembang.

Kemudian sebagai para pelaku ekonomi juga harus bisa memikirkan bagaimana barang yang dihasilkan akan mempunyai daya saing dan kualitas yang bagus terhadap produk impor.

Berikut cara meningkatkan prduktivitas

1.      Produktivitas dapat ditingkatkan dengan cara sebagai berikut:
a.       Secara ekstensif, yaitu upaya untuk meningkatkan jumlah produksi dengan cara menambah jumlah faktor produksinya.
b.      Secara intensif, yaitu upaya untuk meningkatkan jumlah produksi dengan cara meningkatkan produktivitas setiap faktor produksi.
c.       Rasionalisasi, yaitu upaya untuk meningkatkan jumlah produksi dengan cara mengeluarkan kebijaksanaan yang rasional yang mengarah pada efisiensi produksi agar produktivitas optimal.

2.      Rasionalisasi dapat ditempuh dengan cara:
a.       mekanisasi, yaitu dilakukan dengan mengganti alat-alat produksi dengan mesin-mesin atau alat-alat yang serba modern.
b.      standardisasi, yaitu dilakukan dengan membuat suatu standar atau ukuran dalam hal mutu, bentuk, ukuran, dan lain-lain terhadap suatu produk tertentu.
c.       spesialisasi atau pembagian kerja.
d.      menempatkan pekerja pada tempat yang sebenarnya.

Menurut saya kita harus siap meningkatkan produktivitas kita guna bersaing dengan produk lokal. Hal yang perlu diperhatikan adalah 

1. produsen haus selalu kreatif, inovatif, dan mampu memahami perubahan yang terjadi terutama perilaku pasar.
2.  mampu menggali dan mengembangkan sumberdaya lokal yang memiliki keunggulan yang komparatif menjadi keunggulan indonesia 
3.    para produsen harus mempunyai semangat guna meningkatkan produk-produk asli indonesia


Bagaimana tanggapan kita sebagai generasi muda menyikapi produk asing ?

Peredaran produk impor di dalam negeri semakin hari memang semakin pesat. Meskipun Pemerintah telah membatasi pintu masuk impor untuk beberapa jenis kebutuhan pokok, namun sampai hari ini berbagai macam produk luar negeri seperti barang-barang elektronik, makanan dan minuman, mainan anak-anak, sampai buah-buahan dan sayuran, masih cukup mendominasi ketatnya persaingan pasar lokal.

Kondisi ini tentunya memicu persaingan pasar yang semakin pesat antara pelaku bisnis lokal dengan para importir dari negara tetangga yang berusaha memasarkan produk-produknya ke Indonesia.
beberapa tips dan trik pemasaran menghadapi gempuran produk impor :

1.       Menciptakan diferensiasi produk. 
Ketika produk impor dari negara tetangga mulai memadati pasar lokal dengan produk-produk baru yang cukup potensial, maka Anda jangan mau menyerah dan ciptakan inovasi yang berbeda untuk mempertahankan loyalitas para konsumen. Misalnya saja dengan menawarkan layanan purna jual dengan memberikan garansi atau jaminan servis gratis untuk memanjakan para konsumen, mempertahankan citarasa dan tradisi lokal untuk menarik minat pelanggan, serta menciptakan sebuah inovasi unik yang belum dimiliki para importir negara lain.

2.       Meningkatkan kualitas agar tak kalah bersaing dengan importir. 
Pada dasarnya produk lokal tidak kalah bersaing dengan produk impor dari luar negeri. Meskipun untuk urusan harga belum bisa semurah produk buatan Cina, namun produk-produk buatan Indonesia memiliki kualitas yang lebih unggul. Contohnya saja seperti mainan buatan Cina yang ternyata kurang aman bagi kesehatan anak, beberapa produk susu anak juga banyak yang mengandung melamin, bahkan untuk produk batik buatan Cina juga tidak sehalus kain batik buatan Solo maupun Yogyakarta. Sehingga untuk urusan kualitas, produk lokal sebenarnya tidak kalah bersaing dengan produk impor negara tetangga.

3.       Mengenali karakteristik dan kebutuhan para konsumen. 
Untuk mencegah gempuran pasar yang semakin ketat, sebisa mungkin kenali perilaku konsumen dan penuhi kebutuhan-kebutuhan yang mereka cari. Melalui strategi pemasaran yang melibatkan pendekatan langsung antara pedagang dan pelanggan, maka konsumen pun tidak segan-segan untuk semakin loyal dengan produk yang Anda tawarkan dan tidak tertarik untuk berpaling ke produk yang lain.

Kita sebagai warga negara sudah sepantasnya bangga akan produk buatan lokal karena dengan memakai produk tersebut kita secara tidak langsung mengurangi pemakaian barang barang impor yang akan merugikan produk local. Bukan hanya merugikan produk lokal saja, tapi Negara akan di rugikan juga karena secara terus-menerus membei barang impor tersebut.






Rabu, 15 Oktober 2014

ANALISIS CSR

ANALISIS CSR
TUGAS SOFTSKILL

Subject           : Analisis Penerapan CSR di Perusahaan Multivel Marketing PT. Harmoni
                         Dinamika Indonesia
Dikutip oleh   : Gabriela Handjaja
Edisi               : -
Page                :  1-17
kesimpulan     :

            Menurut saya, CSR merupakan program yang dilakukan perusahaan sebagai wujud kepedulian perusahaan terhadap lingkungan. Karena perusahaan yang menerapkan program CSR akan menimbulkan efek yang positif yang akan dinikmati oleh masyarakat dan perusahaan.

            Program CSR yang dilaksanakan secara efektif dapat meningkatakan kesejahteraan masyarakat, seperti pembangunan sekolah gratis yang dilakukan oleh PT . Harmoni Dinamika Indonesia. program ini memberikan manfaat kepada masyarakat, perusahaan, dan bahkan negara. Dengan program sekolah gratis yang dilakukan oleh PT. Harmoni Dinamika Indonesia, tidak hanya membantu masyarakat sekitar tetapi juga membantu negara untuk mencerdaskan kehidupan bangsa.

            Implementasi yang dilakukan oleh PT.Harmoni Dinamika Indonesia termasuk dalam kelompok hijau, yaitu badan usaha yang sudah menetapkan CSR sebagai inti dan jantung bisnisnya.

            Tanggung jawab perusahaan terhadap kepentingan publik dapat diwujudkan melalui pelaksanaan program-program CSR yang berkelanjutan dan menyentuh langsung aspek-aspek kehidupan masyarakat. Dengan demikian  realisasi program-program CSR merupakan sumbangan perusahaan secara tidak langsung terhadap penguatan modal sosial secara keseluruhan. Berbeda halnya dengan  modal finansial yang dapat dihitung nilainya kuantitatif, maka  modal sosial tidak dapat dihitung nilainya secara pasti.

Dengan demikian, dapat ditegaskan bahwa pengeluaran biaya untuk program-program CSR merupakan investasi perusahaan untuk memupuk modal sosial. Dimana modal social ini juga secara tidak langsung menjadi daya tarik pada proses bisnis yang dilakukan oleh distributor PT. Harmoni Dinamika Indonesia untuk merekut orang lain untuk bergabung di PT. HDI. Yang ahkirnya akan mempermudah perkembangan bisnis.

Terima kasih